Korea Tourism TimesSemua artikel →
Hidup di Korea

Penipuan Jual-Beli Barang Bekas di Korea 2026: Kenapa Tak Ada Refund, Cara Cek thecheat.co.kr

Kim Taechoul, ReporterTerbit KST
✓ Diverifikasi 2026-11-02 · dibandingkan dengan dokumen resmiLihat sumber asli ↗Koran harian untuk pendatang baru di Korea · setiap pagi · Korea · Inggris · Jepang · Mandarin · Vietnam · Indonesia
Gambar: Korea Tourism Times — tidak ditemukan foto yang sesuai, jadi ini adalah ilustrasi dari bagian Sekilas artikel ini · Sumber Korea Consumer Agency · Diverifikasi 2026-11-02

Kesimpulan: Artikel ini untuk orang yang baru tiba di Korea, penduduk jangka pendek yang belum punya kartu registrasi orang asing, dan siapa pun yang membeli atau menjual barang bekas lewat aplikasi seperti Danggeun Market (당근마켓) atau Bunjang (번개장터). Hak "batal beli tanpa alasan dalam 7 hari" menurut undang-undang e-commerce Korea tidak berlaku untuk transaksi antar-individu — hak itu hanya berlaku untuk transaksi antara penjual online terdaftar dan konsumen. Jadi sebelum mengirim uang, cek dulu nomor telepon atau rekening bank lawan transaksi secara gratis di thecheat.co.kr (더치트), dan kalau bisa, gunakan metode pembayaran yang menahan dana seperti "Pembayaran aman Danggeun Pay" milik Danggeun Market, yang baru melepas uang ke penjual setelah pembeli konfirmasi barang sudah diterima.

Kalau tidak tahu: Menurut sebuah berita tahun 2026, lebih dari 100 kasus penipuan dilaporkan di platform jual-beli barang bekas seperti Danggeun Market, Bunjang, dan Jungonara, dengan kerugian mulai dari ratusan ribu won hingga puluhan juta won. Karena transaksi antar-individu tidak diwajibkan hukum untuk mengembalikan uang, kalau Anda sudah kirim uang tapi barang tidak datang atau yang datang palsu, satu-satunya jalan adalah lapor polisi atau gugatan perdata — tidak ada mekanisme refund otomatis. Sebagian besar kerugian ini bisa dihindari hanya dengan cek 5 menit di thecheat.co.kr.

Sekilas

Cek riwayat penipuan gratis di thecheat.co.kr (dengan nomor telepon, rekening, atau email) · lapor polisi lewat 112 atau portal investigasi siber Kepolisian Nasional di ecrm.police.go.kr · konsultasi konsumen di hotline 1372 Korea Consumer Agency (meski lembaga ini sering tidak bisa menengahi refund untuk transaksi pribadi semata) · pembayaran aman Danggeun Market (Danggeun Pay) baru melepas uang ke penjual setelah pembeli konfirmasi terima barang · hak batal-beli menurut undang-undang e-commerce tidak berlaku untuk jual-beli barang bekas antar-individu. Catatan untuk pembaca Muslim: topik ini soal transaksi, bukan makanan, jadi tidak ada unsur daging babi atau alkohol yang perlu disebutkan.

Dasar yang diperiksa

Bahwa hak batal-beli menurut undang-undang e-commerce hanya berlaku untuk transaksi antara penjual online terdaftar dan konsumen, bukan transaksi antar-individu, adalah pedoman dasar yang berulang kali disampaikan oleh Komisi Perdagangan yang Adil dan Korea Consumer Agency. Jumlah kasus dan kisaran kerugian ("ratusan ribu hingga puluhan juta won", lebih dari 100 kasus) berasal dari artikel Insight (insight.co.kr) tanggal 2026-08-07 yang mengutip pemberitaan Yonhap News — statistik resmi tahunan dari kepolisian atau Korea Consumer Agency (total kasus, rata-rata kerugian) tidak ditemukan langsung hari ini sehingga tidak dimasukkan. Skala data thecheat.co.kr, jalur lapor polisi, dan cara kerja Danggeun Pay berasal dari penjelasan resmi masing-masing layanan.

Tahap perjalanan: Selama perjalanan · Diverifikasi 2026-11-02 · Sumber Korea Consumer Agency

Sumber · cara penulisan — 한국관광타임즈 편집부 작성 · Lihat sumber aslisatu sumber — belum dibandingkan
Judul dan "Sekilas" dalam satu gambar — untuk dibagikan
Agar Korea Tourism Times muncul lebih dulu di Google
Panduan sebelum berangkat: Keamanan · Penipuan · Lapor ke Siapa

Baca berikutnya

Lihat semua artikel →
Tidak bisa pesan sendiri? Redaksi memesankan untuk Anda →